Monday, March 16, 2026

SERUAN PERDAMAIAN

Seruan Perdamaian 8 April 2014

oleh .

Dr. H. Aswin Rose Yusuf

 

Tulisan ini telah disampaikan

 kehadapan His Holiness Pope Francis di Vatikan dalam bahasa Inggris, dalam The General Audience pada tanggal 14 Juni 2014.

 

Perdamaian wajib diwujudkan bagi setiap manusia dimanapun ada beradanya. Sebelum berbicara tentang perdamaian, terlebih dulu diketahui substansi atau perwujudan dari perdamaian itu sendiri, kemudian dari mana memulainya; bagaimana mewujudkan dan apa yang menyebabkan tidak terwujudnya perdamaian tersebut.

Seyogyanya-lah dimulai dengan mengenal dan mengetahui apa yang disebut dengan "SUARA HATI" (VOICE OF THE HEART) dan tentu akan dapat diketahui dan dipahami oleh manusia dimanapun.

 

Suara hati dapat dirasakan dan diketahui oleh setiap Insan karena Tuhan telah memberikan ZAT atau RASA atau NIKMAT bersamaan disempurnakan kejadian Manusia dengan meniupkan RUH kepadanya.

Setiap Insan atau manusia melalui suara hati akan dapat merasakan sehingga dapat mengenal, mengetahui dan mendengar adanya suara hati; yang menyeru kepada kebajikan dan yang menyeru kepada kejahatan. Bila kedua suara hati ini sepenuhnya dapat disadari oleh setiap manusia, maka secara perlahan perdamaian dapat diwujudkan.

 

Kenapa manusia senantiasa terburu-buru, tergesa-gesa dalam menyikapi sesuatu, baik mengungkapkannya melalui perkataan ataupun perbuatan? Maka suara hati akan menjadi penentu semua itu.

 

Bila setiap manusia memulai sesuatu dengan tidak menyadari suara hati, maka sifat terburu-buru selalu menguasai dalam menyikapi sesuatu; yang berdampak kepada perpecahan yang dimulai dengan rasa curiga, syakwa-sangka, sifat tidak mau kalah, tidak mau disalahkan, tidak mau kerendahan, sehingga menimbulkan sikap emosional, tidak lagi mau menerima kebenaran dari siapapun.

Oleh sebab itu, semua bermuara dari suara hati. Bila kita senantiasa memulai sesuatu dengan suara hati yang menyeru kepada kejahatan, maka perdamaian tidak akan pernah terwujud; tapi bila sesuatu yang akan diperbuat itu dimulai dengan suara hati yang menyeru kepada kebajikan, maka sudah barang tentu secara perlahan perdamaian itu akan terwujud dengan nyata.

Pandangan ini disampaikan sebagai bahan pertimbangan bahwa perdamaian itu tidak akan terwujud bila belum menyadari dan belum mengetahui apa penyebab tidak terwujudnya perdamaian tersebut.

 

Berbagai nasehat telah diberikan,

segala petunjuk telah disampaikan, namun perdamaian tetap belum terwujud; hal ini disebabkan belum menyentuh substansi penyebabnya dan belum memberikan solusi secara komprehensif terhadap perdamaian itu sendiri.

 

Insan atau manusia dijadikan Tuhan dari berbagai suku bangsa yang tidak membedakan bangsanya-berlainan bahasa, berdusun-dusun, bermacam-macam umat untuk saling kenal-mengenal satu sama lain; bukan untuk saling membenci dan bermusuhan.

Bila direnungkan, suara hati yang menyeru kepada kejahatan tersebut, tidak dapat diketahui bila Allah belum menyempurnakan kejadian manusia dengan meniupkan Ruh kepadanya. Ruh ini Kudus-Suci; sifatnya sidiq-amanah-tabliq-fatanah; Dia adalah Nur atau Cahaya.

Mulut berkata TIDAK, DIA barkata benar. Mulut berdusta "DIA TAU". Diam-diam kita IRI, DENGKI, BENCI kepada orang lain, "DIA TAHU".

Pokoknya sesuatu yang tidak benar kita ucapkan atau kita rasakan, seperti; PEMBOHONG, PENDUSTA, BENCI, CINTA DIAM-DIAM, pasti DIA TAHU.

Artinya : Segala sesuatu yang TIDAK BENAR, DIA PASTI TAHU. Silahkan, untuk dirasakan hal demikian melalui SUARA HATI. DIA sama sekali TIDAK DAPAT DIBOHONGI.

"DIA datang dari Allah, akan kembali kepada Allah"; itulah yang dinamakan ROHANIAH pada setiap manusia.

Bagi seluruh umat manusia yang tidak dapat membedakan bangsa dan bahasanya. DISEBUT SUARA HATI. Dia tidak laki-laki, tidak perempuan. Yang laki-laki perempuan itu, MANUSIA.

Oleh karena itu Tuhan, melalui agama yang dibawa oleh masing-masing para Aulia-Ambiya dengan bahasa kaumnya membicarakan tentang diri manusia, khusus suara hati tadi secara komprehensif, tapi sayang manusia melihatnya secara subyektif melalui nalar Idea yang menghasilkan Idiologi, berdampak perpecahan, menimbulkan berbagai aliran dalam agama. Kepintaranlah yang ditonjolkan guna mencari kebenaran, ingin ikut serta menyelesaikan perilaku manusia yang bercorak ragam tersebut, yang menimbulkan perdebatan serta perbantahan yang tiada akhirnya.

 

Manusia dijadikan Tuhan dengan

perantara seorangp laki-laki dan perempuan, dicetak dalam rahim seorang Ibu, lalu Allah menyempurnakannya dengan meniupkan Ruh kepadanya; Ruhaniah berasal dari ALLAH. Itulah RUH yang bernama mukmin, tidak laki-laki dan tidak perempuan, berada dalam dada laki-laki dan dalam dada perempuan; yang tidak membedakan bangsa dan bahasanya.

 

Kejadian ini sama bagi setiap manusia di permukaan bumi ini. Karena itulah Allah menyuruh manusia itu, berbuat baiklah kepada sesama manusia, sebagaimana Allah berbuat baik kepada manusia itu sendiri.

Berdasarkan usul kejadian yang sama tersebut, maka Allah melarang setiap manusia berburuk sangka.

BERBURUK SANGKA itu adalah dosa, maukah kamu memakan bangkai saudaramu sendiri yang telah mati?

Apalagi membunuh seseorang, satu orang dibunuh sama hukumnya dengan membunuh semua orang, satu orang kita benci sama dengan membenci semua orang; satu orang kita berbuat baik sama dengan berbuat baik kepada semua orang.

Begitulah Tuhan mengingatkan manusia agar manusia itu dapat memahami bahwa manusia itu umat yang satu.

Oleh sebab itu, tidak ada satupun manusia berkehendak dilahirkan di Amerika, Jepang, Cina, Arab, Belanda, Perancis, Inggris, Indonesia pada umumnya, berbagai-bagai suku bangsa dengan berlainan bahasa. Namun, BAHASA HATI TIDAK ADA YANG BERBEDA.

Itulah sebabnya, Allah tidak melihat rupamu dan amalmu; Hanya ALLAH melihat pada HATIMU, YANG BERNIAT DALAM HATI ITU.

Yang berniat dalam hati itu, yang dilihat oleh Allah.

MANUSIA ITU UMAT YANG SATU, Tuhannya satu, agar tercapai kehidupan manusia yang menyenangkan, kehidupan yang baik dan kehidupan yang bermanfaat (bermakna).

 

Kesimpulan sebagai bahan pertimbangan:

 

Hendaklah setiap manusia mengenal dirinya melalui suara hatinya masing-masing. Melalui kontrol suara hati tersebut, setiap manusia akan memperoleh yang terbaik dalam kehidupan berkeluarga,  kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dalam kesempatan berbicara-berucap-berlaku yang dapat menyenangkan dirinya dan orang lain.

Seperti kata orang-orang terdahulu: "Pikir itu pelita hati, tidak dipikir merusak diri, terlalu dipikir binasa diri".

Karena itu jangan cepat dikatakan itu salah atau benar, mesti timbang RASA, rasa itu ditimbang,

"Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia baik bagi kamu; dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia buruk bagi kamu; dan Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui". Karena itu jangan buru-buru berbuat sesuatu, renungkan dahulu, apa manfaat dan mudharatnya.

Melalui suara hati, musyarawah untuk mencapai mufakat itulah yang tertinggi, guna memperoleh tercapainya perdamaian yg diingini oleh semua Insan di permukaan bumi ini.

Demikian disampaikan sebagai bahan pertimbangan, guna memperoleh kebenaran yang sesungguhnya.

Rujukan:

 

Firman Tuhan QS(3)6:

"Huwal ladzi yushawwirukum fil arhaa-mi kaifa yasyaa-u laa ilaaha illaa huwal "aziizul hakim."

Artinya:

"DIALAH Yang membentuk kamu dalam rahim-rahim sebagaimana yang DIA kehendaki. Tidak ada Tuhan melainkan DIA Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."

 

Firman Tuhan QS(32)9:

“Tsumma sawwahu wa nafakha fiihi mir ruuhihii wa ja’ala lakumus sam’a wal abshaara wal af idata qaliilam maa tasykuruun."

Artinya:

“AKU SEMPURNAKAN KEJADIAN MANUSIA, Aku TIUPKAN RUH, Aku berikan pendengaran, penglihatan, dan hati. Namun, sedikit sekali manusia berterima kasih."

 

Firman Tuhan QS(49)10:

"Innamaal mu'minuuna ikhwatun fa-ashlihuu baina akhawaikum waattaquullaha la'allakum turhamuun(a)."

Artinya:

"Sesungguhnya orang Mukmin (RUH) itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu, dan bertaqwalah kepada Allah, supaya kamu mendapat rahmat."

 

Firman Tuhan QS(49)11-12:

“Ya ayyuhal ladz'iina aamanuu laa yaskhar qaumum min qaumin 'asaa ay yakuunuu khairam minhum wa laa nisaaum min nisan-in 'asas ay yakunna khairamminhunna wa laa talmizuu anfusakum wa laa tanaabazuu bil alqaabi bi'sal ismul fusuuqu ba'dal iimaani wa mal lam yatub fa ulaa-ika humuzh zhaalimuun. Yaa ayyuhal ladziina aamanuj tabibuu katsiiram minazh zhanni inna ba'dhazhzhanni itsmuw wa laa tajassasuu wa laa yaghtab ba'dhukum ba'dhan a yuhibbu ahadukum ay ya'kula lahma akhiihi maitan fa karihtumuuhu wat taqullaaha innallaaha tawwaabur rahiim.”

Artinya: ayat 11

 "Hai sekalian orang-orang yang beriman, JANGANLAH SATU KAUM MENGOLOK-OLOKKAN KAUM YANG LAIN, BOLEH JADI MEREKA (kaum yang mengolok-olokkan itu) LEBIH BAIK DARI MEREKA (YANG MEPEROLOK-OLOKKAN), dan jangan (pula) perempuan-perempuan mengolok-olokkan perempuan-perempuan (yang lain), boleh jadi perempuan-perempuan (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari mereka (yang memperolok-olokkan), dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri, dan JANGANLAH KAMU PANGGIL-MEMANGGIL DENGAN GELAR-GELAR YANG BURUK, seburuk-buruk Nama (panggilan) ialah PANGGILAN FASIK SESUDAH BERIMAN. Dan BARANGSIAPA yang TIDAK BERTAUBAT, maka mereka itulah ORANG YANG ZALIM.

Artinya ayat 12

Hai orang-orang yang beriman, JAUHILAH KEBANYAKAN PRASANGKA, sesungguhnya SEBAHAGIAN PRASANGKA itu adalah DOSA. Dan JANGANLAH KAMU MENCARI KEBURUKAN orang dan JANGANLAH sebahagian kamu MENGGUNJING atas sebahagian yang lain. Adakah DI ANTARA KAMU MEMAKAN BANGKAI SAUDARA KAMU SENDIRI yang mati? Maka kamu membencikannya. Dan BERTAQWALAH KEPADA ALLAH. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."

 

Firman Tuhan QS(49)13:

“Yaa ayyuhan naasu innaa khalaqnaakum min dzakariw wa untsaa wa ja’alnaakum syu’uubaw wa qabaa-ila li ta’aarafuu inna akramakum ‘indallaahi atqaakum innallaaha ‘aliimun khabiir.”

Artinya:

“Hai sekalian manusia, sesungguhnya Kami MENCIPTAKAN KAMU DARI SEORANG LAKI-LAKI DAN SEORANG PEREMPUAN, dan Kami jadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling mengenal. Sesungguhnya SEMULIA-MULIA kamu DI SISI ALLAH ialah yang lebih TAQWA di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Teliti."

 

Firman Tuhan QS(21)92:

 "Inna hadzihii ummatukum ummataw waahidataw wa ana rabbukum fa'buduun."

Artinya: "Sesungguhnya manusia itu UMAT YANG SATU, TUHANNYA SATU, maka SEMBAHLAH AKU."

 

Firman Tuhan QS(23)52:

"Wa inna haadzihii ummatukum ummataw waahidataw wa ana rabbukum fat taquun."

Artinya: "Sesungguhnya manusia itu UMAT YANG SATU, TUHANNYA SATU, maka bertaqwalah kepadaKu."

Dimana tempat menyembah dan bertaqwa kepada Allah pada HAKEKATNYA?

 

Firman Tuhan QS(27)91:

"Innama umirtu an a'buda Rabba haa dzihil baldatil ladzi harramahaa wa lahuu kullu syai-iw wa umirtu an akuuna minal muslimin."

Artinya :

"Sesungguhnya AKU terperintah menyembah Tuhan di dalam negeri yang terhormat yaitu BAITULLAH dan AKU masuk orang Islam di tempat itu."

Bagaimana caranya? Dirikan SHALAT.

 

Firman Tuhan QS (2)125:

 "Wa idz ja'alnal Baita matsaabatal lin naasi wa annaw wat takhidzu mim maqaami Ibraahiima mushallaw wa 'ahidnaa ilaa Ibraahiima wa Ismaa'iila an thahhiraa Baitiya lith thaa-ifiina wal'akiifiina warrukka"is sujuud."

Artinya : "Dan ingatlah ketika KAMI menjadikan Rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman, Dan jadikanlah tempat itu menjadi tempat SHALAT. Dan telah Kami perintahkan kepada IBRAHIM DAN ISMAIL, "Bersihkanlah Rumah-KU untuk orang-orang yang tawaf, i'tikaf, rukuk dan sujud."

Apa syaratnya?

 

 

 "Wa aqimush shalata wa aatuz zakata wa athii-ur Rasuula la'alaikum turhamuun."

Artinya;

"Dan Dirikan Shalat, keluarkan zakat, ikut Rasul, supaya kamu mendapat Rahmat."

Bagaimana hukumnya bila shalat tidak di BAITULLAH pada hakekatnya?

 

Firman Tuhan QS(8)35:

 "Wa maa kaana shalaatuhum 'indal Baiti illaa mukaa-aw wa tashdiyatan fa dzuuqul 'adzabaa bi maa kuntum takfuruun."

Artinya:

 "Dan tidaklah shalat mereka itu di Baitullah pada hakekatnya, lain tidak sama dengan bersiul-siul dan bertepuk tangan atau bermain saja. Rasai siksa oleh karena mereka itu kafir."

Demikianlah cara Allah mengurus "RUH" setiap manusia dalam Islam.

 

Firman Tuhan QS(17)85:

 "Wa yas-aluunaka 'anir ruuhi qulir ruuhumin amri rabbi wa maa uutiitum minal 'ilmi illa qaliilaa."

Artinya: "Dan mereka bertanya kepadamu tentang RUH, katakanlah, "RUH" itu adalah urusan Tuhanku dan kamu tidak diberi ilmu melainkan sedikit." (Bukan urusan science and technology/knowledge).

Demikian disampaikan sebagai bahan pertimbangan, mudah-mudahan ada manfaatnya.

 

 

Sumber

RmaNews

sumber : https://musafir-jmi.blogspot.com/

Monday, July 19, 2021

Hari Arofah 2021

Hari ini bertepatan dengan 9 Dzulhijjah 1442, dimana jamaah haji berkumpul di padang arofah dan memulai kontemplasi pengenalan. 

 Arofah itu mengenal, pertanyaanya siapa yang mengenal, apa yang dikenal?, bagaimana cara mengenal? 

dimana tempat mengenal?, untuk apa mengenal?. waaaa ini panjang ceritanya gus.

iya juga ya.., panjang ini, tapi kan kalau tidak diurai juga bakalan susah mengamalkannya, benar kan?. ini supaya kita tidak terjebak dalam hukum yang menyalahkan kita seperti "ilmu (agama) tanpa syariat kosong, syariat tanpa ilmu hampa. itu artinya kita dituntut punya kepahaman yang benar tentang mengenal. nah, baru berlaku amal ibadah. 

Tapi sebelum jauh, alangkah bijak bila kita memulai dengan kalimat "Ibda bi nafsik" mulailah dari diri sendiri. kalimat ini mengisyaratkan bahwa sebelum mengenal jauh apa apa yang diluar, mulailah dengan mengenal diri sendiri, dengan begitu kita akan mulai dikenalkan dengan siapa kita ini, darimana kita ini, sedang dimana kita sekarang, dan hendak kemana kita.

bersamsung ..., soalnya ada tamu

Lanjutin "mriksa" ke desa T (inisial)


Setelah beberapa hari disibukan dengan urusan penilaian mandiri reformasi birokrasi, senin ini lanjutin pemeriksaan di Desa "T" di utara dan desa Desa "T" diwilayah Timur. konfirmasi beberapa temuan yang belum dapat diyakini. 

sambil mengiringi perjuangan ikhwanussolih dipadang Arafah, semangat terus dibakar, rasa dipelihara, tetap pada fastabiqul khoir.

wara wiri dari pagi ke utara KSB, trus ke Timurnya lagi, nyampe dikantor kembali tepat pukul 12.00 (kok bisa pas ya?). 


habis itu, kita laporlah ke beliau "petinggi" ini, biasa laaa pak reban, biar lancar usaha jadi laporan. 
dilanjutin dengan menempa rasa melanjutkan asa... hihi, biar gak serius. 

Saturday, July 17, 2021

Waktu bersama bidadari dan para satria

Walaupun kami jalan berempat, tapi ocehan kami adalah tentang rindu kepada si sulung Mas Azzam yang sedang menikmati hari hari santrinya di Ponpes. Semoga Ilmu dan Amalmu berkah Nak. 

Senin 12 Juli, sore itu masih berkisar pukul 15 lewat dikit lah, adek dan bunda call me minta cepat pulang agar bisa JJ menikmati udara sore di KTC. akhirnya laptop ku matiin, rapikan tas absen dan tancap gas pulang sekitar jam 16 lewat dikit, entah lewat berapa tidak terlalu penting diperhatikan, yang penting segera sampai dirumah dan kita JJ. 

 

  

aktifitas kita ya olahraga dan menikmati udara sore, tentu saja jauh dari kerumunan, tempatnya sepi, sangat lapang, udaranya segar, sejuk dan jauh dari kebisingan serta tidak ada polusi. tetap berkeringat, happy and healty...



Vaksin Sinovac "haloagus" yang pertama

semoga saja ujian ini segera berlalu....

Banyak sekali kita mendengar tentang baik buruknya vaksinasi khususnya vaksinasi yang dilakukan dalam rangka pengendalian penyebaran virus covid-19 di Indonesia. Segala ikhtiar harus kita lakukan dan lalui untuk mendekatkan diri kita kepada kebaikan. 
dalam upaya ini kita bahkan tidak tau mana yang baik dan mana yang buruk, namun ikhtiar harus berlanjut. sebagai langkah awal ditengah isu baik buruknya vaksin, akupun mengikuti kegiatan vaksinasi yang diadakan oleh Polres Sumbawa Barat pada tanggal 12 Juli 2021. 
Serasa tidak punya pilihan, karena pemerintah semakin ketat memberlakukan aturan terkait pelayanan publik. Untuk pengurusan izin itu dan ini sekarang harus memiliki sertifikat vaksinasi, mau urus perpanjangan SIM misalnya, bahkan mau nikah saja orang harus punya sertifikat vaksin atau minimal surat keterangan telah melaksanakan vaksinasi pertama. 

akhirnya antrilah diriku....

bersama para artis ibu kota dan bapak kota ... hehe

masih .... sambil mencari tempat duduk yang strategis hihi...

selang sekitar 1 jam lebih mungkin efek vaksin baru berasa, ada rasa tegang dan pegal di lengan atas kri bekas suntikan vaksin. Sangat berharap semoga ini adalah yang terbaik bagi saya dan keluarga. semoga kalian juga demikian yah.

serius amat yak saya nulisnya ...







Logo Sumbawa Barat

  It's long time ago......
duluuuuuuu sekali, pernah diminta oleh seorang "petinggi" untuk "meramu" logo Daerah, dengan keterbatasan jadilah logo yang sampai sekarang dipakai sebagai logo Kabupaten Sumbawa Barat tercinta. tidak terasa waktu itu telah berlalu, dan hari ini sudah tahun 2021 sejak saat itu di tahun 2004. 


sore ini sambil menikmati waktu bersama anak dan istri tercinta, kembali menyusun logo dalam format extensi CDR. dulu buatnya pakai cdr juga tapi versi lawas, lupa versi berapa. Sebenarnya sangat ingin saya mengajukan perbaikan logo, dan membumikan kembali semangat dalam setiap makna goresan garis dan warna serta filosofinya. 

bagi sebagian orang mungkin tidak ada yang spesial dan tidak cukup berarti kalau melihat logo ini. tapi bagi warga Kabupaten Sumbawa Barat, ini bukan saja sekedar logo, tapi menjadi pengingat sejarah bagaimana tanah Pariri Lema Bariri ini terbentuk dan berdiri. 

semoga saja kita tidak melupakan sejarah, dan semoga saja sejarah menjadikan kita orang yang lebih baik dari waktu sebelumnya. amin. 

yang mau download boleh deh dimari ya KLIK ke halaman download



Saturday, October 12, 2019

Korsupgah Korupsi bersama KPK dan Pemerindah Daerah

Koordinasi dan Pencegahan Korupsi menjadi tugas Bidang Pencegahan dan KPK RI berdasarkan Undang-undang nomor 30 tahun 2002 tentang KPK RI. Dalam pelaksanaan tugasnya KPK melakukan koordinasi pencegahan dengan seluruh daerah Kabupaten/Kota dan Provinsi di Indonesia. Pencegahan dilakukan dengan melakukan upaya pendampingan terhadap sitem pelaksanaan pemerintahan mulai dari area perencanaan dan keuangan, belanja barang dan jasa, pelayanan publik satu pintu, kapabilitas APIP, keuangan desa, penataan aset, dan pendapatan daerah. 

Hari Kamis 10 Oktober 2019 lalu, bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, KPK melaksanakan kegiatan korsupgah ini di Ruang Graha Fitrah dengan menghadirkan OPD yang terkait dengan pelaksanaan koordinasi di arena intervensi pemerintahan daerah. 

Kegiatan diskusi dan pengarahan berjalan dengan sangat baik, seluruh masukan dan koreksi telah bagi OPD akan segera ditindaklanjuti dalam waktu dekat. Pemerintah Daerah memberikan perhatian yang cukup baik terhadap pelaksanaan Koruspgah di Kabupaten Sumbawa Barat, hal ini terlihat dari antusiasme pimpiman OPD dalam mengikuti kegiatan ini sampai selesai. 

Right to Left : Sekda KSB (H. Azis, SH., MH), Mr U dan Mr R dari KPK

Setelah pertemuan di Kabupaten Sumbawa Barat, tanggal 11 Oktober dilaksanakan kegitan lanjutan untuk peningkatan koordinasi penanganan aset dan peningkatan pendapatan daerah yang dilaksanakan di Kantor Bupati Kabupaten Sumbawa. 

Kegiatan ini laksanakan dengan menghadirkan pihak terkait pengelolaan aset terutama aset tanah pemerintah daerah antara lain Kejari, KPK, Badan Pertanahan Nasional dan Inspektorat Provinsi/Kabupaten. 

Perjalanan pulang dari Sumbawa, 
Wisata kuliner dan silaturrahim dengan om om 
setelah tersesat, muter-muter sampai gang-gang kecil, sudah pakai google maps segala, + nanya-nanya orang akhirnya sampai ke Lesehan Uma Koda, tempat yang disepakati oleh Om-om dan tante-tante modern untuk silaturrahim... daaaaaa.... makan enak tentu saja... hehehe

sohib di jalan, bang Gafar dan Om Has

para senior aka om om di Lesehan Uma Koda

Selesai... 😊



Monday, October 7, 2019

Weekend kita


FAMILY TIME ON OCTOBER 2019






Nabrak Anjir...

Malamnya tanggal 23 September 2019, perjalanan ke kota Surakarta di mulai..., star sekitar jam 9 malam, nyebrang laut dan tiba di mataram kira2 jam 1 dini hari. Saya berdua bersama Inspektur pake mobil ke Kota Mataram, bawa mobil dinas berdua, sudah tau dong siapa yang nyetir...., siapa lagi kalau bukan saya, masa inspektur nyopirin saya... hehehe...rencananya mobil parkir di mataram, trus kita trip by plane to Surakarta...., 

Kali ini kita ke Surakarta dalam rangka menghadiri Rakorwasdanas Korsupgah yang diadakan oleh KPK bersama Kemendagri. Oke mundur dikit ceritanya, dalam perjalanan malam itu ke mataram, sampai di daerah bertais, malang tak dapat di tolak untung tak dapat di raih, dari kejauhan seekor anjing hitam lewat dari kanan ke kanan dan sebelum dekat dengan mobil yang sedang melaju, si anjing sudah sampai di seberang kiri jalan, dalam hati sih biasa aja, namanya hewan lagi lewat..., entah kenapa, eh setelah sampai di sebelah kiri entah kenapa, malah anjingnya balik ke arah kanan jalan, daaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannn..... Dubbbbrakkkk.... pojok mobil dinas yg ku kendarai kena !!!

Sang Bos kaget, yg tadinya lagi tidur syantik langsung bangun, pertanyaan pertama yang saya terima "kamu nabrak orang ya?" mungkin karena beliau berasa keras sekali ya suara nabraknya... saya dengan yang dari tadi santai tanpa banting strir jawab aja "gak pak, tuh si anjing yang kena, ga apa apa, mungkin penyok dikit, tar saya minggir dulu buat ngecek"...

Saya minggir trus turun buat ngecek, daaan,,.. yaa lumayan penyok bamper depan kiri..., ya udah kita sampai ke rumahnya Inspektur yang ada di Kota Mataram, trus ngecek mobil sebentar dan masuk buat istirahat, lumayan capek soalnya, sambil masuk istirahat saya bilangin ke si Bos, "besok kita bawa ke bengkel ya pak" 



Penyok dan agak dower tu bibirnya si kuda besi 
ya mau gimana lagi, musibah

mungkin juga ini pelajaran buat saya karena banyak dosa kali ya....
ya gitulah....
Untunglah si Bos baik hati dan rajin menabung, 
akhirnya kita bawalah pagi harinya ke Bengkel sebelum take off ke Solo. Bengkelnya memang bagus, saya aja baru tau kalau bengkel ini kerjaannya bagus dan profesional...., 

ya udah, kita tinggallah nih mobil ke Solo.


Sayang sekali hasil akhirnya gak sempat ku foto, tapi yang jelas mulusnya kayak baru lagi... 
TOP dah !!

udah ya










Dampingi Kawan BPKP...


23 September 2019...
Sehari setelah melakukan pemeriksaan fisik di Desa Seloto, paginya Saya ke Desa Lalar Liang di Kecamatan Taliwang, kecamatan paling selatan di Taliwang ini wilayahnya di dominasi oleh lahan persawahan dan perkebunan. Kali ini bukan pemeriksaan, tapi hanya mendampingi kawan dari BPKP pak Wiku untuk melakukakan monitoring pelaksanaan belanja modal di pemdes Lalar Liang.

Karena musim panas, ditambah harus nanjak ke atas bukit untuk ngecek embung, jadi berasa memang lelahnya ... hahaha... walaupun begitu, ya dinikmati aja dengan ikhlas..






PERDA dan PERBUP Tentang Perangkat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2016

PERDA dan PERBUP Tentang Perangkat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2016

  1. PERDA NOMOR 11 TAHUN 2016 TENTANG PEMBENTUKAN DAN SUSUNAN PERANGKAT DAERAH KABUPATEN SUMBAWA BARAT.    Download
  2. PERBUP NOMOR 48 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS POKOK DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA SEKRETARIAT DAERAH DAN SEKRETARIAT DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN SUMBAWA BARAT SERTA STAF AHLI BUPATI.    Download
  3. PERBUP NOMOR 49 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS POKOK DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA DINAS-DINAS DAERAH KABUPATEN SUMBAWA BARAT.    Download
  4. PERBUP NOMOR  50 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS POKOK DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA INSPEKTORAT DAN BADAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA BARAT.    Download
  5. PERBUP NOMOR 51 TAHUN 2016 TENTANG KEDUDUKAN, SUSUNAN ORGANISASI, TUGAS POKOK DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA KECAMATAN DAN KELURAHAN.     Download
  6. PERBUP NOMOR 56 TAHUN 2016 TENTANG PEMBENTUKAN KEDUDUKAN SUSUNAN ORGANISASI TUGAS POKOK DAN FUNGSI SERTA TATA KERJA UNIT PELAKSANA TEKNIS PADA DINAS DAERAH DAN BADAN DAERAH KABUPATEN SUMBAWA BARAT. Download

PERBUP Tentang Rincian Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2017

PERBUP Tentang Rincian Tugas, Fungsi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat Tahun 2017
NONAMA PERANGKAT DAERAHPEPBUP RINCIAN TUGAS, FUNGSI & TATA KERJAKET
NOMORBERITA
DAERAH
TANGGAL
123456
1Sekretariat Daerah444420 Maret 2017Download
2Sekretariat DPRD282820 Maret 2017Download
3Staf Ahli Bupati414120 Maret 2017Download
4Inspektorat Daerah393920 Maret 2017Download
5Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga222220 Maret 2017Download
6Dinas Kesehatan313120 Maret 2017Download
7Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Permukiman212120 Maret 2017Download
8Satuan Polisi Pamong Praja252520 Maret 2017Download
9Dinas Pemadam Kebakaran181820 Maret 2017Download
10Dinas Sosial292920 Maret 2017Download
11Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil373720 Maret 2017Download
12Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi191920 Maret 2017Download
13Dinas Perhubungan232320 Maret 2017Download
14Dinas Komunikasi dan Informatika262620 Maret 2017Download
15Dinas Ketahanan Pangan323220 Maret 2017Download
16Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak171720 Maret 2017Download
17Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan424220 Maret 2017Download
18Dinas Lingkungan Hidup202020 Maret 2017Download
19Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu363620 Maret 2017Download
20Dinas Kearsipan dan Perpustakaan303020 Maret 2017Download
21Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa434320 Maret 2017Download
22Dinas Kebudayaan dan Pariwisata343420 Maret 2017Download
23Dinas Kelautan dan Perikanan353520 Maret 2017Download
24Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan272720 Maret 2017Download
25Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Penelitian Pengembangan404020 Maret 2017Download
26Badan Pendapatan dan Aset Daerah333320 Maret 2017Download
27Badan Pengelolaan Keuangan Daerah383820 Maret 2017Download
28Badan Kepegawaian Daerah242420 Maret 2017Download