Showing posts with label Umum. Show all posts
Showing posts with label Umum. Show all posts

Saturday, July 17, 2021

Logo Sumbawa Barat

  It's long time ago......
duluuuuuuu sekali, pernah diminta oleh seorang "petinggi" untuk "meramu" logo Daerah, dengan keterbatasan jadilah logo yang sampai sekarang dipakai sebagai logo Kabupaten Sumbawa Barat tercinta. tidak terasa waktu itu telah berlalu, dan hari ini sudah tahun 2021 sejak saat itu di tahun 2004. 


sore ini sambil menikmati waktu bersama anak dan istri tercinta, kembali menyusun logo dalam format extensi CDR. dulu buatnya pakai cdr juga tapi versi lawas, lupa versi berapa. Sebenarnya sangat ingin saya mengajukan perbaikan logo, dan membumikan kembali semangat dalam setiap makna goresan garis dan warna serta filosofinya. 

bagi sebagian orang mungkin tidak ada yang spesial dan tidak cukup berarti kalau melihat logo ini. tapi bagi warga Kabupaten Sumbawa Barat, ini bukan saja sekedar logo, tapi menjadi pengingat sejarah bagaimana tanah Pariri Lema Bariri ini terbentuk dan berdiri. 

semoga saja kita tidak melupakan sejarah, dan semoga saja sejarah menjadikan kita orang yang lebih baik dari waktu sebelumnya. amin. 

yang mau download boleh deh dimari ya KLIK ke halaman download



Monday, October 7, 2019

Nabrak Anjir...

Malamnya tanggal 23 September 2019, perjalanan ke kota Surakarta di mulai..., star sekitar jam 9 malam, nyebrang laut dan tiba di mataram kira2 jam 1 dini hari. Saya berdua bersama Inspektur pake mobil ke Kota Mataram, bawa mobil dinas berdua, sudah tau dong siapa yang nyetir...., siapa lagi kalau bukan saya, masa inspektur nyopirin saya... hehehe...rencananya mobil parkir di mataram, trus kita trip by plane to Surakarta...., 

Kali ini kita ke Surakarta dalam rangka menghadiri Rakorwasdanas Korsupgah yang diadakan oleh KPK bersama Kemendagri. Oke mundur dikit ceritanya, dalam perjalanan malam itu ke mataram, sampai di daerah bertais, malang tak dapat di tolak untung tak dapat di raih, dari kejauhan seekor anjing hitam lewat dari kanan ke kanan dan sebelum dekat dengan mobil yang sedang melaju, si anjing sudah sampai di seberang kiri jalan, dalam hati sih biasa aja, namanya hewan lagi lewat..., entah kenapa, eh setelah sampai di sebelah kiri entah kenapa, malah anjingnya balik ke arah kanan jalan, daaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaannn..... Dubbbbrakkkk.... pojok mobil dinas yg ku kendarai kena !!!

Sang Bos kaget, yg tadinya lagi tidur syantik langsung bangun, pertanyaan pertama yang saya terima "kamu nabrak orang ya?" mungkin karena beliau berasa keras sekali ya suara nabraknya... saya dengan yang dari tadi santai tanpa banting strir jawab aja "gak pak, tuh si anjing yang kena, ga apa apa, mungkin penyok dikit, tar saya minggir dulu buat ngecek"...

Saya minggir trus turun buat ngecek, daaan,,.. yaa lumayan penyok bamper depan kiri..., ya udah kita sampai ke rumahnya Inspektur yang ada di Kota Mataram, trus ngecek mobil sebentar dan masuk buat istirahat, lumayan capek soalnya, sambil masuk istirahat saya bilangin ke si Bos, "besok kita bawa ke bengkel ya pak" 



Penyok dan agak dower tu bibirnya si kuda besi 
ya mau gimana lagi, musibah

mungkin juga ini pelajaran buat saya karena banyak dosa kali ya....
ya gitulah....
Untunglah si Bos baik hati dan rajin menabung, 
akhirnya kita bawalah pagi harinya ke Bengkel sebelum take off ke Solo. Bengkelnya memang bagus, saya aja baru tau kalau bengkel ini kerjaannya bagus dan profesional...., 

ya udah, kita tinggallah nih mobil ke Solo.


Sayang sekali hasil akhirnya gak sempat ku foto, tapi yang jelas mulusnya kayak baru lagi... 
TOP dah !!

udah ya










Melala Minyak Muharram Episode II

Karena banyaknya pengunjung pada saat proses pembuatan minyak muharram yang diadakan di Kecamatan Jereweh pada waktu lalu, menyebabkan banyak sekali pengunjung yang tidak kebagian minyak dan tai minyaknya. Inisiatif saudara kami bang Hadi mengadakan kembali kegiatan pembuatan minyak jereweh di waktu yang lain namun jumlah yang datang ya yang diundang aja alias cuma sedikit. 

maka... jreng jreng ... jadilah minyak dan dinikmati sepuasnya .... 

 Sandro Ae


 Pak inspektur (H. Ady), pak Budiartha, bu budi, Hadi, dan bang Opick

 Ta-i minyak sedang di aduk dengan ayam bakar...







Friday, September 20, 2019

Ritual "Melala Minyak Mido" Bulan Muharram

Muharram tahun ini adalah bulan unik, dimana tanggal pada bulan Masehi bertepatan dengan tanggal pada bulan Hijriyah. 1 Muharram Tahun 1441 Hijriyah bertepatan dengan 1 September Tahun 2019 Masehi. Muharram Bulan Yang Mulia dimanfaatkan oleh "Tau Samawa" secara turun temurun dan menjadi tradisi sejak dulu kala sebagai bulan untuk melaksanakan berbagai kebaikan, salah satunya adalah berkumpul bersama sanak keluarga dan bersilaturrahim untuk "Melala Minyak Mido" yang ditujukan untuk menjaga kesehatan bersama. Melala adala proses membuat minyak khas orang Tana Sumbawa baik di Kabupaten Sumbawa apalagi di Kabupaten Sumbawa Barat yang dibuat atau diracik dari bahan dasar santan kelapa pilihan dan banyak rempah, serbuk ramuan kayu obat-obatan, akar-akar tanaman obat yang hanya tumbuh di hutan, madu, dan berbagai ramuan khas lainnya, menjadikan minyak obat ini sangat dipercaya untuk menjaga kesehatan. Uniknya tidak semua orang dapat membuat minya ini, tapi orang yang paham dengan tata cara dan jenis ramuan yang digunakan untuk membuat minyak ini. Hal ini karena jenis tanaman, pepohonan, akar-akaran dan berbagai tanaman yang tumbuh liar di dalam hutan Sumbawa Barat ini hanya dikenali oleh orang-orang tertentu saja yang telah melalui proses belajar dan berguru secara turun temurun. Ditambah lagi bahwa terdapat beberapa orang yang kemudian mendapat gelar "Sandro" itu telah melakukan ritual perguruan yang tidak mudah, bahkan harus melalui tantangan dan sesuatu di luar nalar manusia atau boleh dibilang terdapat hal-hal gaib yang menjadi bagian dari diri seorang "Sandro". 

Karena telah turun temurun dan khasiatnya sangat dipercaya maka pemerintah desa Goa Kecamatan Jereweh mengemas tradisi turun temurun ini dalam sebuah kegiatan Festival Melala. Kegiatan ini didukung oleh 21 Sandro dari seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa Barat.


Wakil Bupati Sumbawa Barat, Bapak Fud Syaifuddin mengaduk minyak jereweh











bersambung ...